IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini, Waspadai Potensi Koreksi Lanjutan

Jakarta – Proyeksi kepada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kemungkinan penguatan dalam perdagangan yang dijadwalkan pada Rabu (14/10). Hal ini terungkap melalui analisis dari MNC Sekuritas, di mana analis Herditya Wicaksana menilai pertumbuhan IHSG dalam jangka pendek tetap dapat terjadi, namun di sisi lain, pelaku pasar perlu tetap waspada terhadap risiko koreksi yang dapat terjadi lebih lanjut.

“Berdasarkan analisis teknik, posisi IHSG saat ini berada dalam gelombang kelima dari struktur gelombang yang lebih besar dengan label hitam. Area penguatan terdekat bagi IHSG diperkirakan di rentang angka 5.943-5.978. Namun, kami juga perlu waspada kemungkinan terjadi koreksi ke level antara 5.744 dan 5.794,” jelas Herditya melalui riset harian yang dikeluarkannya ketika dikutip dari media.

Dijelaskan lebih lanjut, Herditya memprediksi bahwa IHSG akan bergerak dalam rentang support di 5.887 dan 5.744 serta resistance di angka 6.216 dan 6.296 pada hari ini. Rekomendasi untuk investasi hari ini mencakup beberapa saham seperti ARCI, BMRI, INDY, dan MIDI.

Di sisi lain, Nafan Aji dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan pandangannya bahwa IHSG berpeluang untuk mengalami rebound teknis dalam skala terbatas pada perdagangan hari ini, setelah terbentuk pola candlestick hammer yang menunjukkan sinyal positif mendekati area support yang penting. Meskipun demikian, Nafan mengingatkan bahwa tekanan jual saham masih belum sepenuhnya hilang, dan sinyal negatif dari indikator teknikal tetap ada.

“Support krusial IHSG terletak pada level 5.851. Meskipun peluang rebound mulai terlihat, indikator Stochastics K_D dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif. Hal ini berarti pemulihan indeks perlu diperhatikan dengan seksama,” ungkap Nafan.

Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak di level support 5.851, 5.647 dan resistance 6.016, 6.180 untuk hari ini. Nafan pun menyarankan investor untuk memperhatikan saham-saham seperti ADRO, ARCI, dan CTRA.

Untuk informasi lebih lanjut, pada penutupan perdagangan Selasa (13/10), IHSG berada di level 5.925, mengalami penurunan sebesar 10,17 poin atau minus 0,17 persen dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.

Mengacu kepada data dari RTI Infokom, total transaksi yang dilakukan investor mencapai Rp10,65 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 36,45 miliar saham. Sementara itu, pada penutupan perdagangan kemarin terdapat 336 saham yang menguat, 290 mengalami koreksi, dan 168 saham stagnan.

Penting untuk dicatat bahwa berita ini tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi mengenai investasi di saham tertentu, dan setiap keputusan investasiharus diambil berdasarkan pertimbangan individu masing-masing pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with