Raih Inovasi! Hospital Expo ke-38 Hadirkan Teknologi Kesehatan Terkini

Tangerang – Indonesia International Hospital Expo (Hospital Expo) ke-38 akan digelar dari 7 hingga 10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. Acara besar ini diikuti oleh lebih dari 600 perusahaan serta institusi dan akan menampilkan setidaknya tiga peranti medis berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dikutip dari sumber yang relevan, tiga inovasi utama dalam bidang kesehatan tersebut termasuk Dental Chair with AI yang dapat dioperasikan melalui perintah suara, AI-Based Cardiovascular Risk Assessment yang menggunakan pendekatan oculomics untuk menganalisis foto retina sehingga bisa mendeteksi risiko penyakit dengan cara noninvasif, serta Robotic-Assisted Arthroplasty System, sebuah alat navigasi dan sistem bedah robotik genggam canggih yang mendukung dokter ortopedi dalam menjalani operasi penggantian sendi lutut dengan tingkat presisi yang tinggi.

Kehadiran alat-alat yang menawarkan solusi presisi dan minim invasif ini sangat relevan dengan tema yang diusung dalam Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-22, Seminar Tahunan Patient Safety ke-20, dan Hospital Expo ke-38, yakni “Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Artifisial”.

Yudha Imam Sutedja, Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani dan penyelenggara Hospital Expo, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan platform paling besar untuk industri rumah sakit di Asia Tenggara saat ini. “Berbagai alat kesehatan dengan teknologi terkini, termasuk yang mengimplementasikan AI, akan dipamerkan dalam Hospital Expo ke-38, yang merupakan pameran yang berfokus pada produk dan kebutuhan industri alat kesehatan,” kata Yudha.

Beragam produk yang akan diperlihatkan meliputi ambulans, tempat tidur pasien, pakaian medis, bahan habis pakai, gas medis, hingga perlengkapan laboratorium dan alat kesehatan lainnya. Beberapa fasilitas medis yang akan ditampilkan juga termasuk alat anestesi, alat diagnostik, serta peralatan untuk berbagai spesialisasi medis.

Ajang ini tidak hanya mencakup produk alat kesehatan, tetapi juga mencakup bidang farmasi, pengobatan tradisional, arsitektur bangunan untuk rumah sakit, serta sistem informasi rumah sakit. “Hospital Expo juga mendorong para pelaku industri untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan menjawab tantangan sektor kesehatan,” tambahnya.

Pada tahun ini, partisipasi perusahaan lokal mendominasi dengan 66 persen dari total peserta, sedangkan 34 persen diisi oleh peserta dari negara-negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Malaysia. Yudha berharap jumlah pengunjung akan mencapai lebih dari 15.000 orang per hari, meliputi tenaga kesehatan, pelaku industri medis, serta masyarakat umum.

Dengan adanya momen ini, diharapkan semua pihak dalam industri alat kesehatan dapat saling membangun jaringan kemitraan yang lebih luas, baik dengan distributor lokal maupun internasional. “Pameran ini adalah sarana untuk memperkenalkan inovasi dan memberikan solusi medis terbaru kepada pasar yang lebih jauh,” tutupnya.

Agenda penting dari Hospital Expo ke-38 juga mencakup kesempatan bagi masyarakat umum untuk memperoleh edukasi langsung dari para ahli dan menemukan produk alat kesehatan terbaru. Selain itu, acara ini akan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi berbagai aspek kesehatan seperti gula darah dan kolesterol.

Pameran tahun ini juga akan mengadakan talkshow menarik dengan berbagai sesi, termasuk bedah buku dan diskusi tentang kesehatan reproduksi serta talkshow yang membahas risiko serangan jantung. Registrasi untuk acara ini dapat dilakukan secara online dengan biaya tiket masuk sebesar Rp10.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with